aku ingin berdamai dengan sakit hati ini. dengan rasa yang mencabik hati.
namun ternyata tiga kali dua puluh empat jam air mata tidak juga cukup.
butuh lebih dari dua puluh lima buah telinga
dan secarik kertas
dengan tiga buah tanda nama.
meskipun telah hampir tiga kali penolakan
aku turuti semua tanpa perlawanan kata-kata
bola-bola mata berkilauan dari rasa iba yang tak mengada-ada.
ada rasa sesal menjejal didalam sukma
aku tahu kau merasa jua
semua aku terima
namun aku hanya ingin berlapang dada
aku hanya ingin mengikhlaskan segala
berdamailah dengan aku